Manusia sebagai makhluk sosial sudah secara kodrati mengharuskan dirinya untuk berhubungan dengan sesamanya. Hal ini merupakan hukum alam untuk terciptanya tatanan hubungan masyarakat yang baik dan teratur. Selain itu manusia berhubungan dengan sesamanya untuk kelangsungan hidup manusia itu sendiri, karena sejatinya manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain. Banyak cara dan upaya yag bisa dilakukan manusia untuk bisa berhubungan dengan sesamanya, baik secara langsung dalam arti bertemu secara tatap muka maupun secara tidak langsung dalam arti menggunakan perantara media. Hal ini merupakan dampak dari perkembangan zaman yang memudahkan segala aktivitas manusia, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi sebagai media untuk berhubungan yang sering kita sebut dengan istilah media sosial.

Berbagai perbedaan dan keragaman di berbagai aspek kehidupan manusia tidak menafikan adanya persamaan dan keseragaman di berbagai ruang lainnya. Dunia maya dan media sosial saat ini telah menjadi forum yang mempersatukan generasi muda dari beragam budaya, agama, ras, dan berbagai perbedaan lainnya. Fenomena ini merupakan suatu kemajuan dalam bidang komunikasi untuk memudahkan manusia dalam berhubungan dengan sesamanya. Pemanfaatan media sosial ini merupakan kecenderungan sikap praktis dalam melakukan komunikasi sosial.

Namun, di sisi lain, media sosial juga rentang untuk disalahgunakan terhadap hal-hal yang dapat memberikan pengaruh negatif terhadap kehidupa sosial. Hal ini dapat ditemukan di berbagai forum dimana kelompok-kelompok yang masih menggunakan perbedaan dan keragaman sebagai dasar bagi konflik dan diskriminasi terhadap kelompok lain, menyuarakan dan menyebarkan pandangannya sembari bersembunyi di balik perlindungan anonimitas. Tujuannya dari forum tersebut untuk terciptanya kerenggangan hubungan sosial dalam kelompok-kelompok yang menggunakan perbedaan dan keragaman sebagai dasar pemersatu.

Bayak upaya yang dapat dilakukan untuk bisa mengkodisionalkan pemanfaatan media sosial kea rah yang positif. Kesadaran tentang Pancasila dan upaya untuk memaknainya dalam penggunaan sosial media oleh generasi muda sejatinya dapat mendorong media sosial untuk menjadi sarana yang menjembatani perbedaan bukan membangun dinding konflik dan diskriminasi antar-kelompok dan mengancam kesatuan. Kemungkinan masih banyak dampak-dampak negatif yang mungkin akan terjadi jika penyalahgunaan media sosial ini tidak dikontrol dan diantisipasi.