OLAHRAGA DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Oleh : Adi Moch Priyanto

 

Islam adalah agama yang sempurna lagi menyeluruh. Meliputi  semua aspek kehidupan manusia.Allah ta’ala berfirman:

“ Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah -Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah kuridhai islam itu menjadi agama bagimu”. (QS. Al-Maidah ; 3)

Islam menghasung pemeluknya untuk menjadi kuat dan sehat baik secara rohani dan jasmani. Islam menunjukkan keutamaan kekuatan dan kesehatan sebagai modal besar di dalam beramal saleh dan beraktivitas didalam urusan agama dan urusan dunia. Allah berfirman:

“(Nabi mereka) berkata, “Sesungguhnya Allah ta’ala telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa”. (QS. Al-Qashas : 247)

Allah juga berfirman :

“Karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat fisiknya lagi dapat dipercaya”. (QS al Qashas :26)

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Dan pada masing-masingnya terdapat kebaikan. Bersemangatlah terhadao perkara-perkara yang bermanfaat bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah engkau bersikap lemah”.  (HR Muslim)

Kekuatan yang dimaksud dalam Al Qur’an dan Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tersebut adalah kekuatan iman dan jasmani (jika bermanfaat untuk iman). Sebagaimana perkara yang bermanfaat bagi kita adalah pekara yang bermanfaat untu urusan dunia dan akhirat kita.

Majelis Ulama Saudi Arabia  didalam ketetapan fatwa no 5876 menyebutkan bahwa banyak hadits shahih yang menunjukkan disyariatkannya belajar memanah, sebagaimana pensyariatan memanah termasuk dalam keumuman ayat:

“Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka (musuh Allah dan musuh kaum muslimin) kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambatkan”. (QS al-Anfal : 60)

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menafsirkan ayat tersebut dalam sebuah hadits:

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka (musuh Allah dan musuh kaum muslimin) kekuatan apa saja yang kamu sanggupi. Ketahuilah kekuatan itu adalah melempar (beliau ulangi ucapan tersebut tiga kali”.  (HR Muslim)

Diantara hadits yang menunjukkan pensyariatan memanah adalah hadits dariuqbahbin Amir Radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yangmenguasai memanah kemudian meninggalkannya, maka ia bukan golongan kami,atau beliau bersabda “Maka ia telah berbuat maksiat” (HR Muslim)

Ada banyak hadits yang menunjukkan perhatian Islam terhadap berbagai aktivitas olah tubuh. Contohnya seperti ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyarin para pemuda yang akan mengikuti peperangan beliau dengan adu kekuatan (gulat). Atau ketika beliau shallallahu alaihi wa sallam mengalahkan seorang ahli gulat bernama rukanah sehingga ia bersedia masuk Islam. Terdapat pula riwayat yang mengisahkan bahwa beliau miliki Sembilan bilah pedang, baju baja, tameng dan pisau. Demikian juga kisah beliau shallallahu alaihi wa sallam yang mengajak istri beliau Aisyah Radhiallahu anhumma untuk menonton permainan tombak budak Ethiopia.

Para pendahulu kitadari generasi awal, mengajarkan betapa pentingnya olah raga untuk membentuk kesehatan jasmani. Sebagaimana ucapan Umar bin Khatab Radhiallahu anhu: “ Ajarilah anak-anak kalian berenan, memanah dan menunggang kuda”

Semua contoh aktivitas tersebut dilakukan dalam rangka mempersiapkan dan melatih jasmani kita agarsenantiasa kuat dan sehat dalam mengemban amanah yang dibebankan Allah kepada kita semua. Syaikh Muhammad Jamil Zainu Rahimahullahu pernah berkata: “Seorang mukmin yangkuat jasmaninya akan lebihkuat dan lebih semangat dalam menunaikan ibadah badaniyah seperti shalat, puasa, haji, jihad dan yang lainnya”.

Berkaitan dengan hal-hal yang sudah disampaikan diatas, maka kekuatan jasmani sebagaimana yangkita fahami, dengan ijin Allah dapat dibentuk dengan nutrisi yang baik dan seimbang serta berolahraga secara teratur.

Slain itu, disepakati juga di kalangan para nara sumber medis modern bahwa latihan fisik dan olahraga, seperti : Jalan cepat, maraton, bersepeda atau berrenang selama 20 hingga 30 menit setiap hari atau minimal 3 sampai 4 kali dalam sepekan, akan memberikan manfaat berupa pencegahan sesak dada dan serangan jantung. Telah dipublikasikan oleh sebuah majalah kedokteran di Inggris sebuah tajuk di mana seorang penulis wanita mengatakan, bahwa latihan olahraga memberikan 5 manfaat bagi jantung dari beberapa aspek, yaitu :

  1. Menurunkan kolesterol berbahaya yang sering menyebabkan keras dan menyempitnya saluran darah. Sementara itu, meningkatkan komulatif kolesterol bermanfaat yang menyapu lemak yang mempersempit saluran darah. Dijelaskan bahwa sesuatu yang bermanfaat untuk meningkatkan kolesterol bermanfaat adalah olahraga. Dengan meningkatnya kandungan kolesterol bermanfaat di dalam darah, maka akan sangat kecil terjadinya serangan sesak dada dan menyempitnya saluran darah.
  2. Menurunkan berat badan dan memelihara keseimbangannya.
  3. Olahraga membantu menurunkan tekanan darah tinggi bagi penderitanya. Olahraga yang rutin akan membantu menurunkan beberapa milimeter tekanan darah.
  4. Olahraga membantu seseorang berhenti merokok. Setiap muncul keinginan untuk menghisap rokok, maka dia keluar ruangan lalu menghirup udara segar sekalipun hanya dalam beberapa menit.
  5. Menurunkan kepekatan darah yang bermuara mengurangi terjadinya penyumbatan dalam saluran darah.

Rasulullah SAW banyak memerintahkan berolahraga. Beliau sendiri mampu mengalahkan para sahabat dan Aisyah RA dalam lari sprint. Beliau SAW juga memerintahkan agar belajar dan mengajarkan memanah, renang dan menunggang kuda. Dalam hadits yang diriwayatkan Umar bin Al Khaththab RA beliau SAW memerintahkan kepada kaum muslimin agar mengajari anak-anaknya renang, panahan dan menunggang kuda.

Beliau SAW di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah RA bersabda bahwa segala sesuatu bukan dzikir kepada Allah adalah senda-gurau dan main-main belaka yang tidak berpahala, kecuali 4 hal : Canda seorang suami dengan istrinya, melatih kuda, jalan seseorang di antara dua batas dan pengajaran tentang renang.
            Di antara macam-maca olahraga : Qiyamullail, yang merupakan ibadah kepada Allah SWT dan olahraga bagi fisik. Karena menurut sabda Rasulullah SAW qiyamullail itu menjauhkan penyakit dari tubuh.

Olahraga sangat bervariasi dan sangat bermanfaat. Hal ini sudah dikenal oleh orang-orang terdahulu. Dalam Ath-Thibbun Nabawi (Kedokteran a la Nabi) Ibnul Qayyim mengatakan, “Berkuda, panahan, gulat dan lomba lari adalah olahraga untuk keseluruhan fisik dan mampu menghilangkan penyakit akut”.
Semua itu tidak perlu dilakukan secara rutin setiap hari. Sejumlah pakar mendapatkan bahwa melakukan olahraga 5 kali dalam sepekan sudah cukup untuk mewujudkan tujuan yang dimaksud, dengan syarat, dilakukan dengan rutin. Wallahu a’lam bish shawab.