.:: Rasulullah Senangkan Hati Tsauban Pembantunya ::.

Rasulullah mempunyai seorang Pembantu bernama Tsauban. Tsauban selalu terlihat pucat pasi dan resah.  Setiap hari ia berfikir, “Aku tidak sanggup menahan diri untuk berpisah, tidak bertemu, dan tidak melihat wajah Rasulullah. Dia adalah pemimpin para Nabi di hari kebangkitan, kedudukannya di surga pastilah jauh di atas kedudukanku. Apabila disana kami berpisah, lalu bagaimana dengan aku ?” Melihat Tsauban tercenung. Rasulullah Saw. berkata kepadanya, “ kenapa kamu pucat pasi, wahai sauban. Apakah kamu sakit ?” Tsauban pun menangis, ia menyampaikan kepada Rasulullah apa yang sedang mengganggu pikirannya. Menghadapi hal tersebut, Rasulullah Saw. melantunkan Kalam Allah :

“ Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui.” (QS. An-Nisa : 69-70)

Rasulullah Saw. bers“ Apabila engkau cinta kepada seseorang, maka engkau akan bersama orang tersebut “