Diri Anda adalah Potensi Kesuksesan Anda
Kita hadir bukanlah karena sebuah kebetulan, bukan karena kecelakaan, namun kita memliki kode DNA sendiri yang benar-benar unik, yang merupakan stampel keaslian kita.
Manusia merupakan mahluk yang sempurna dan paling mulia diantara mahluk lain yang Allah ciptakan. Diantara indikator yang menjadi standar adalah dianugrakannya akal.
Semua manusia, tanpa terkecuali terlahir sebagai orang yang kaya. Cobalah kita periksa kekayaan apa saja yang telah kita miliki; ada dua mata indah yang menghias raut wajah kita. Mata yang mahal harganya. Kamudian gijal kita, kemudian otak yang luar biasa, yang harganya tidak akan ternilai. Bagaimana dengan kedua daun telinga kita, kadua tangan kita, kadua kaki kita. Ini belum kesehatan dan waktu yang diberikan Allah kepada kita. Semua itu adalah aset yang bukan liabilitas dan sangat besar jika kita sadari dengan panuh pemikiran. Maka begitu kayanya diri kita, bahkan Allah Swt. Dzat pencipta kita, terang-terangan memuji kita sebagai sebagus-bagusnya ciptaan.
Begitu sempurna, mulia dan kayanya kita sebagai manusia. Namun dibalik semua itu tidak dapat kita pungkiri bahwa manusia juga mahluk yang memiliki kekurangan dibalik kelebihannya. Dalam al-Qur’an terdapat banyak ayat yang menerangkan akan hal itu, seperti; Manusia bersifat lemah, pelupa, suka berbuat dosa, dan ayat-ayat yang lainnya.
Dalam kekurangan dan kelebihan itu, ada satu kaidah yang berlaku untuk semua. Seorang manusia harus terlebih dahulu membuat dirinya berharga, agar orang lain melihat betapa berharga dirinya. Dan tangga kesuksesan hanya bisa didaki oleh orang-orang yang cinta kepada dirinya sendiri dan percaya akan potensi yang ada dalam dirinya. Kesuksesan hanya mendatangi orang yan mampu menghargai dirinya sendiri, yang mampu memberikan nilai pada dirinya sendiri.
Meniti jalan panjang kehiduan ini, teramat banyak kerikil-kerikil tajam yang siap menjadi batu sandungan. Ada anekaragam rintangan yang menghambat perjalanan untuk maju. Namun, hambatan yang paling besar sesungguhnya tidak dating dari luar, tetapi dari dalam diri kita sendiri. Keraguan akan kemampuan potensi diri sendiri, perasaan memandang diri terlalu rendah, yang ujungnya menjadi penyebab kegagalan.
Oleh karenanya janganlah mengeluh dengan kekurangan yang ada dalam diri kita, toh banyak orang yang kurang beruntung, ternyata mereka menjadi sosok yang sangat luar biasa dalam kehidupannya. Ketauhilah kawan jika akal pikiran kita digunakan dan berfikir tentang betapa luar biasanya diri kita, tentang betapa kayanya diri kita, tentang betapa sempurnanya kita, tentang betapa mulianya derajat kita, meskipun terdapat kekurangan dan kelebihan, namun itu dapat kita jadikan sebagai potensi kita yang terpendam yang orang tidak tahu dengan hal itu … So, why have to fear the step ??? we kan have the remarkable potency [of] its excitement !!!